"Peran Penting Bambu dalam Pembangunan Mushola TMMD 118 Kodim 1305/BT"

Nusantara Tolitoli
By -
0

Gambar : Kodim 1305/BT

Tolitoli. Desa Galumpang, Senin (02/10/2023) menjadi hari ke-13 pelaksanaan Program Tentara Manunggal Masuk Desa (TMMD) ke-118 Kodim 1305/BT di Desa Galumpang. Pembangunan mushola, yang menjadi sasaran tambahan terakhir dalam program ini, telah mencapai progres sebesar 50 persen. Dalam pekerjaan ini, bambu menjadi bahan utama yang tak tergantikan.


Pembangunan mushola ini menjadi tantangan tersendiri, dan para pekerja telah mengimprovisasi dengan menggunakan bambu sebagai bahan utama untuk berbagai keperluan konstruksi. Pelda Made, Kepala Tim Pembangunan TMMD Kodim 1305/BT, menjelaskan bahwa bambu menjadi andalan dalam proses pembangunan ini.


"Ketika kita membangun dinding mushola yang semakin tinggi, kita memerlukan alat bantu seperti bambu sebagai tangga dan tiang penyangga," ungkap Pelda Made.


Untuk memenuhi kebutuhan akan bambu, tim pembangunan TMMD berkolaborasi dengan warga setempat. Mereka bekerja sama dalam membuat tiang penyangga (penongka) dari bambu, yang menjadi komponen penting dalam pembangunan mushola ini.


Pelda Made menjelaskan bahwa TMMD adalah program gotong royong, di mana bahan lokal juga digunakan secara gotong royong bersama warga setempat. Anggaran terbatas yang tersedia untuk pembangunan mushola memaksa mereka untuk menggunakan bahan-bahan lokal yang mudah didapatkan di sekitar lingkungan.


"Kami menggunakan bahan-bahan lokal seperti batu bata, plester tembok, hingga pemasangan kuda-kuda untuk menghemat biaya operasional. Meskipun dana terbatas, gotong royong dalam TMMD menjadikan pembangunan ini tetap berjalan," tegas Pelda Made.


Dari berbagai sasaran yang telah dilaksanakan dalam TMMD, pembangunan mushola ini menjadi salah satu yang paling berarti. Dusun Penyapu sebelumnya tidak memiliki mesjid maupun mushola, sehingga pembangunan mushola ini menjadi penting untuk memenuhi kebutuhan tempat ibadah bagi warga setempat.


Pembangunan mushola ini menjadi contoh nyata bagaimana semangat gotong royong dan penggunaan sumber daya lokal dapat menciptakan perubahan yang positif dalam sebuah komunitas. Melalui TMMD, pembangunan ini tidak hanya mengubah fisik desa, tetapi juga memberikan nilai-nilai sosial dan kebersamaan yang kuat. (NT)


Tags:

Posting Komentar

0Komentar

Posting Komentar (0)