"Semangat dan Kekompakan: Masyarakat Pikul Material Batu di TMMD 118 Kodim 1305/BT"

Nusantara Tolitoli
By -
0

Gambar : Kodim 1305/BT

Tolitoli. Desa Galumpang, Senin (02/10/2023) menjadi saksi semangat dan kekompakan luar biasa dalam pelaksanaan Program Tentara Manunggal Masuk Desa (TMMD) ke-118 Kodim 1305/BT di Desa Galumpang. Meskipun dihadapkan pada tantangan berat seperti pemindahan material batu secara manual, semangat tak kenal lelah dari anggota Satuan Tugas (Satgas) dan masyarakat setempat tetap membara.


Pemindahan material batu menjadi salah satu bagian penting dalam proyek TMMD 118 Kodim 1305/BT. Meskipun tidak memiliki alat berat yang memudahkan proses ini, masyarakat dan anggota Satgas bersatu padu untuk menjalankan tugas ini dengan cara manual. Meskipun bisa jadi lebih sulit, mereka melakukan ini dengan tekad untuk memastikan pembangunan berjalan sesuai target yang ditentukan hingga tanggal 19 Oktober 2023.


Gambar : Kodim 1305/BT

DanSSK TMMD Kodim 1305/BT, Peltu Suyadi, yang merupakan bagian dari Satgas TMMD ke-118 Tahun Anggaran 2023, aktif memantau dan terlibat langsung dalam pemindahan batu. Ia mengatakan bahwa di TMMD, anggota Satgas diberi pelatihan untuk mampu beradaptasi dengan berbagai medan, termasuk melakukan semua jenis pekerjaan yang dibutuhkan.


"Kami dididik untuk bisa bertahan dan beroperasi di berbagai situasi dan kondisi medan. Di lokasi TMMD seperti ini, kami harus mampu melaksanakan berbagai jenis pekerjaan, termasuk pemindahan batu dengan cara manual seperti yang kami lakukan sekarang," ujar Peltu Suyadi.


Kegiatan pemindahan batu ini menjadi bukti nyata betapa eratnya kerjasama antara TNI dan masyarakat. Meskipun menghadapi kendala dan tantangan, semangat gotong royong mendorong semua pihak untuk bekerja sama dengan tekad yang kuat.


Peltu Suyadi juga menekankan pentingnya perjuangan ini untuk kepentingan negara, bahwa setiap upaya yang dilakukan harus dijalani dengan ikhlas dan sabar. Hasil dari pembangunan ini diharapkan akan dirasakan oleh masyarakat setempat, dan semua yang berpartisipasi dalam pembangunan ini akan menjadi penjaga pembangunan yang mereka bangun dengan penuh perjuangan.


"Ini adalah perjuangan kami untuk Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dan kami melakukannya dengan rasa ikhlas dan sabar. Kami berharap hasil pembangunan ini akan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, dan mereka akan menjaga pembangunan ini dengan sepenuh hati," pungkasnya dengan semangat. (NT)


Tags:

Posting Komentar

0Komentar

Posting Komentar (0)