Tolitoli. 30 September 2023, Dalam rangka pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-118, anggota Satgas TMMD 118 Kodim 1305/BT, yang dipimpin oleh DanSSK TMMD 118 Kodim 1305/BT, melakukan pengecoran jembatan penghubung antar dusun. Kejadian ini berlangsung pada hari ke-9 pelaksanaan TMMD ke-118 di desa Galumpang, Kecamatan Dakopemean, Kabupaten Tolitoli, Sulawesi Tengah.
Pengecoran jembatan penghubung antar dusun ini merupakan salah satu sasaran fisik dalam program TMMD ke-118. Sasaran fisik tersebut bertujuan untuk membangun infrastruktur yang dapat bermanfaat bagi warga desa Galumpang dan sekitarnya. Sehari sebelumnya, tim teknis dan Satgas TMMD telah melakukan koordinasi untuk memastikan kelancaran pelaksanaan pengecoran jembatan.
Pengecoran jembatan ini dilakukan dengan harapan agar pembangunan dapat segera selesai dan dimanfaatkan oleh warga setempat. Meskipun pengerjaan TMMD masih mencapai sekitar 50 persen, diharapkan semua sasaran akan selesai sesuai dengan waktu yang telah ditentukan.
DanSSK TMMD 118 Kodim 1305/BT menjelaskan, "Kami hari ini anggota Satgas TMMD yang dipimpin langsung oleh DanSSK TMMD 118 Kodim 1305/BT melakukan pengecoran jembatan penghubung antar dusun.
Sehari sebelumnya, telah dilakukan koordinasi antara tim dan teknis terkait untuk melaksanakan pengecoran jembatan. Pengerjaan pembangunan pengecoran jembatan ini menghubungkan dusun Penyapu dan desa Galumpang. Kami berharap pembangunan ini segera selesai dan dapat dimanfaatkan oleh warga desa Galumpang." Ujarnya.
Meskipun masih ada sekitar 50 persen pengerjaan yang harus diselesaikan, Satgas TMMD optimis bahwa semua sasaran akan selesai sesuai dengan waktu yang telah ditetapkan. Dengan pembangunan jembatan ini, diharapkan akses antar dusun akan lebih mudah, memberikan manfaat yang signifikan bagi masyarakat setempat.
TMMD adalah program TNI yang berfokus pada pembangunan fisik dan pemberdayaan masyarakat di daerah pedesaan. Program ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat desa serta mempererat hubungan antara TNI dan rakyat. Dengan semangat gotong-royong dan kerja sama, pembangunan di daerah pedesaan dapat berjalan lebih efisien dan berdampak positif bagi masyarakat setempat. (NT)


Posting Komentar
0Komentar