"Pembangunan Jembatan Peyapuh: Prioritas Utama dalam TMMD Reguler 118 Kodim 1305/BT"

Nusantara Tolitoli
By -
0

Gambar : Kodim 1305/BT

Tolitoli Minggu (24/9/23). Desa Galumpang Kecamatan Dako Pemean Kabupaten Tolitoli, Sulawesi Tengah, sedang bersiap menyambut transformasi besar dalam bentuk pembangunan jembatan Peyapuh, salah satu proyek utama dalam program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler 118 Kodim 1305/BT. Pembangunan jembatan ini menjadi misi utama dalam upaya meningkatkan aksesibilitas dan memajukan perekonomian masyarakat setempat.


TMMD Reguler 118 Kodim 1305/BT adalah program yang mengikutsertakan TNI dalam pembangunan berbagai infrastruktur fisik dan fasilitas umum yang sangat diperlukan oleh masyarakat pedesaan. Dansatgas TMMD ke 118 Kodim 1305/BT, Letkol Inf Dedi Akhiruddin S.A.P, bersama dengan warga Desa Galumpang, khususnya warga Dusun Peyapuh, bergandengan tangan dalam misi besar ini.


Proyek pembangunan jembatan Peyapuh menjadi fokus utama dalam TMMD kali ini. Jembatan gantung sebelumnya rusak parah akibat banjir bandang, memutus akses vital antara Dusun Peyapuh dan desa Galumpang. Pembangunan jembatan yang akan memiliki bentangan lebih dari sepuluh meter ini diharapkan akan membuka peluang ekonomi baru dan mempermudah akses pendidikan bagi warga sekitar.


Dansatgas TMMD, Letkol Inf Dedi Akhiruddin S.A.P, menegaskan bahwa pembangunan jembatan ini adalah prioritas utama dalam program TMMD. Hal ini karena jembatan Peyapuh bukan hanya menjadi sarana fisik yang menghubungkan dua sisi sungai, tetapi juga simbol penting dalam upaya membangun masa depan yang lebih cerah bagi masyarakat Desa Galumpang.


Selain pembangunan jembatan Peyapuh, program TMMD juga mencakup pembangunan musholla dari nol hingga selesai. Musholla ini akan menjadi tempat ibadah yang digunakan oleh umat muslim setempat untuk menunaikan shalat lima waktu, mendekatkan diri dengan Tuhan, dan memberikan manfaat positif bagi komunitas.


Program TMMD Reguler 118 Kodim 1305/BT tidak hanya menjadi contoh sinergi lintas sektoral yang sukses, tetapi juga menjalin hubungan yang lebih erat antara TNI dan masyarakat dalam usaha bersama membangun infrastruktur dan sarana umum yang bermanfaat bagi semua.


Masyarakat Desa Galumpang dengan penuh semangat mendukung dan berpartisipasi aktif dalam setiap tahap proyek ini, menjadikan pembangunan jembatan Peyapuh dan musholla sebagai wujud konkret dari semangat gotong royong dan kerjasama yang kuat dalam menghadapi tantangan pembangunan. Dalam TMMD ini, jembatan Peyapuh bukan hanya sebuah struktur fisik, tetapi juga harapan bagi masa depan yang lebih baik bagi seluruh komunitas. (NT)


Tags:

Posting Komentar

0Komentar

Posting Komentar (0)