![]() |
| Gambar : Kodim 1305/BT |
Tolitoli Rabu 27 September 2023. Setelah sehari penuh berkeringat di lokasi sasaran Program Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-118 Kodim 1305/BT, para anggota Satgas TNI yang terlibat membangun Plat Dueker dan jembatan di desa ini memerlukan istirahat. Namun, istirahat mereka tidak sekadar tidur atau bersantai, tetapi juga disertai dengan tawa hangat dan cerita lucu yang menghangatkan suasana di dapur.
Peltu Sopian, Pjs Danramil 1305-02/Tolitoli Utara, adalah salah satu anggota Satgas TMMD yang ikut bekerja keras di lapangan. Setelah seharian beraktivitas, mereka sangat membutuhkan waktu untuk melepas rasa capek dan kesepian di lokasi sasaran TMMD.
Sore hari adalah waktu yang tepat untuk istirahat dan bersantai. Anggota Satgas TMMD tidak hanya beristirahat dan tidur, tetapi mereka juga berinteraksi dengan ibu-ibu di desa, termasuk Sumiati, yang memiliki peran penting di dapur.
Peltu Sopian memutuskan untuk membantu Sumiati di dapur sambil bercerita dan bersenda gurau. Cerita-cerita lucu dan guyonan mereka menciptakan suasana ceria di dapur, dan tawa hangat pun mengisi ruangan. Ini adalah momen istirahat yang berharga dan membuat para anggota Satgas serta ibu-ibu di desa tertawa bersama.
Peltu Sopian menjelaskan bahwa aktivitas seperti ini membantu mereka melepas rasa capek yang terbangun selama berada di lapangan. "Untuk memecah kesepian di dapur, kita ngobrol sambil bercanda-canda dengan ibu Sumiati. Dengan cara ini, kita dapat melepas rasa capek selama di lapangan," kata Peltu Sopian Pjs Danramil 1305-02/Tolitoli Utara.
Cerita lucu dari Peltu Sopian bukan hanya menghibur para anggota Satgas, tetapi juga Sumiati dan ibu-ibu lainnya yang mendengarkan. Mereka tertawa bersama dengan riang, dan suasana yang sebelumnya hanya terdengar dengan suara pisau dan peralatan dapur tiba-tiba menjadi hidup dengan tawa yang tak henti.
Sumiati sendiri, salah satu ibu yang berada di dapur, mengungkapkan betapa lucunya cerita yang dibagikan oleh Peltu Sopian. "Bapak TNI ini sangat lucu, entah dari mana ide-ide berceritanya. Dia bercerita tentang seorang nenek yang berusia 75 tahun yang ingin menikah lagi, tetapi nenek tersebut lupa bahwa dia masih memiliki suami di rumah," kata Sumiati sambil tertawa terbahak-bahak.
Momen seperti ini menunjukkan bahwa di tengah kesibukan pembangunan desa dan tugas-tugas berat, ada ruang untuk keceriaan dan kebersamaan. Para anggota Satgas TMMD tidak hanya berjuang untuk pembangunan fisik tetapi juga untuk menjalin hubungan yang baik dengan komunitas lokal, seperti Sumiati dan ibu-ibu di desa Galumpang, melalui tawa hangat dan cerita lucu di dapur. (NT)


Posting Komentar
0Komentar