![]() |
| Gambar : Erwin |
Tolitoli. Desa Galumpang Kecamatan Dakopemean di Kabupaten Tolitoli, Sulawesi Tengah, menyaksikan sebuah perubahan berarti dalam bentuk jembatan penyeberangan yang kokoh, menghubungkan Dusun Peyapuh yang sebelumnya terisolasi. Pembangunan jembatan berukuran 11 Meter x 1.5 Meter adalah bagian dari program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-118 Kodim 1305/BT, yang juga melibatkan sejumlah proyek fisik penting lainnya.
Kunci kesuksesan proyek ini tidak hanya terletak pada konstruksi fisiknya, melainkan juga pada semangat gotong royong dan kata-kata inspiratif yang dilontarkan oleh Katua Nu Kabupaten Tolitoli Jabril Rabbile yang menjadi ketua panitia pembangunan Masjid Nurul Iman.
Kegiatan TMMD Ke-118 Kodim 1305/BT melibatkan Satgas TMMD, warga Desa Galumpang, termasuk Jabril Rabbile, serta pimpinan proyek, Dansatgas TMMD Ke-118 Kodim 1305/BT Letkol Inf Dedi Akhiruddin, S.A.P, dan kepala desa setempat.
Pembangunan jembatan penyeberangan dan proyek-proyek TMMD Ke-118 ini memiliki dampak signifikan pada Desa Galumpang. Sebelumnya, akses menuju Dusun Peyapuh sangat terbatas karena ketiadaan jembatan. Kehadiran TMMD membawa harapan baru bagi masyarakat, terutama dalam pemenuhan infrastruktur dasar yang akan meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan mereka.
Jembatan penyeberangan yang kokoh ini dirancang untuk menahan beban kendaraan roda dua dengan muatan hingga 5 ton, menunjukkan bahwa tidak hanya dalam kata-kata, tetapi juga dalam tindakan, TMMD Ke-118 telah memenuhi komitmennya untuk membangun infrastruktur yang berkualitas dan berkelanjutan.
Jabril Rabbile, sebagai ketua panitia pembangunan Masjid Nurul Iman Sekaligus Ketua NU kabupaten Tolitoli, menjadi inspirator bagi banyak warga Desa Galumpang. Dia tidak hanya berbicara tentang pembangunan fisik, tetapi juga tentang semangat gotong royong yang harus selalu menyala di hati masyarakat. Kata-kata inspiratifnya telah membantu memotivasi semua pihak yang terlibat dalam proyek ini dan menjadikan jembatan penyeberangan ini sebagai simbol persatuan dan kemajuan bagi Desa Galumpang.
Dalam perjalanan membangun jembatan ini, satu hal menjadi jelas: kekuatan jembatan bukan hanya terletak pada bahan bangunannya, tetapi juga pada semangat dan persatuan masyarakat yang mendukungnya, serta inspirasi dari tokoh lokal seperti Jabril Rabbile. Jembatan ini bukan hanya menghubungkan dua sisi sungai, tetapi juga hati dan semangat masyarakat untuk mencapai kemajuan yang lebih besar. (NT)


Posting Komentar
0Komentar